Cara Mudah Menetaskan Telur Ayam Bekisar

telur ayam

Penetasan Telur Ayam Bekisar – Keberhasilan pengembangbiakan ayam bekisar selain makanan, breeding dan pemeliharaan juga cara penetasannya. Penetasan telur dapat diiakukan dengan 2 cara, yakni:

  1. Penetasan Alami (dieramkan)
    Setelah selesai masa bertelur, secara alami ayam memiliki sifat mengerami. Pada umumnya ayam kampung betina induk mampu mengerami 12 butir telur selama 21 hari.
    Pengeraman telur dapat diiakukan oleh induk yang menghasilkan telur tersebut atau dititipkan/dieramkan pada induk lain yang sedang mengerami. Bila pengeraman dilakukan oleh induk lain, maka induk yang menghasilkan telur tersebut segera dimandikan dengan air, supaya sifat mengerami tersebut hilang dan dalam waktu yang relatif pendek dapat dikawinkan lagi.
    Telur yang dieramkan harus ditempatkan pada tempat yang aman dan nyaman bagi ayam, misalnya, dengan diberi alas jerami atau rumput kering. Penempatannya harus terhindar dari gangguan binatang, perubahan cuaca (hujan) atau manusia.
    Pada saat pengeraman ayam kampung atau induk nafsu makannya menurun dan tidak mau makan di tempat pengeraman. Oleh karena itu pemberian makanan harus cukup mengandung gizi dan pemberiannya secara teratur.
  2. Penetasan Buatan (dengan mesin tetas)
    Penetasan telur dengan mesin tetas memerlukan perhatian khusus, karena terdapat beberapa perlakuan yang harus dilaksanakan, antara lain:
  • Membalik telur sehari 2 kali, ini diiakukan setelah hari ke-4 sampai ke-18.
  • Mendinginkan telur selama ±15 menit, sehari sekali, diiakukan pada hari ke-4 sampai ke-18.
  • Temperatur pada hari pertama sampai minggu ke-2 adalah 101° F sampai 102° F. Pada minggu ke-2 sampai hari ke-18 adalah 102° F sampai 102,5° F. Pada hari ke-18 sampai menetas adalah 103° F.
  • Perlu diperhatikan bahwa pada hari pertama sampai hari ke-3 dan hari ke-18 sampai menetas, mesin tidak boleh dibuka.
  • Air dalam mesin tetas yang berfungsi sebagai pengatur kelembaban, tidak boleh sampai habis/kering. Oleh karena itu harus dipantau secara tems-menems.
  • Ventilasi mesin pada akhir minggu ke-1 dibuka selebar V3 bagian; pada akhir minggu ke-2 dibuka 2/3 bagian; dan pada hari ke-18 hingga menetas dibuka seluruhnya.
  • Pemeriksaan telur yang ditetaskan untuk mengetahui jadi atau tidaknya, dapat diiakukan pada akhir minggu pertama. Bila terdapat gumpalan gelap yang bergerak atau melayang-layang berarti jadi, demikian sebaliknya.
  • Telur yang akan ditetaskan harus dipilih yang memiliki:
    – besarnya seragam;
    – tebalnya kulit sama;
    – kulit halus dan tidak kasar.
  • Anak ayam yang baru menetas nanus diambil bila sudah kering (± 12 jam).
  • Anak ayam yang bergerak lincah segera diambil. karena biasanya akan jatuh terjepit di sela-sela mesin tetas.
  • Anak ayam yang baru menetas ditempatkan pada boks yang dilengkapi dengan penghangat hingga umur 1 bulan
  • Untuk mendapatkan mesin penetas telur yang murah dan berkualitas, Anda bisa mengunjungi halaman berikut “jual mesin tetas otomatis“.

Seleksi Anak Ayam Bekisar
Dalam usaha penangkaran ayam bekisar, kita hanya membutuhkan ayam bekisar yang jantan saja. Oleh karena itu, setelah anak ayam bekisar tersebut berumur 1 bulan harus kita seleksi untuk dipilih yang jantan saja, sedangkan yang betina kita afkir atau kita sendirikan. Cara menyeleksi anak ayam bekisar yang biasa dilakukan (secara tradisional) oleh para penangkar ayam bekisar adalah sebagai berikut:

  • Bila kaki induknya putih, maka anak ayam yang kakinya putih berarti jantan.
  • Bila kaki anaknya putih kehitam-hitaman berarti betina. Demikian juga bila warna kaki induknya kuning.
  • Anak ayam bekisar (yang masih kutuk)
    1. Kakinya putih berarti bekisar jantan
    2. Kakinya putih kehitaman berarti bekisar betina
  • Ayam bekisar betina (pada umumnya mandul)
  • Bila kaki induknya hitam, maka penentuan jenis kelamin anaknya berdasarkan jenggernya. Bila jenggernya polos (tidak bergerigi) berarti bekisar jantan, sedangkan bila bergerigi berarti bekisar betina. Atau penentuan ini dapat dilakukan dengan menggunakan alat “Optical Sexing Instrument”.
  • Hasil seleksi ini ditempatkan pada kurungan dan dikerek seperti burung perkutut. Sedangkan bekisar betina pada umumnya mandul dan harus diafkir.

Artikel Menarik Lainnya : Tips Perawatan Telur Sebelum Ditetaskan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *