Klasifikasi Diabetes Mellitus menurut WHO

  1. Potential Diabetes

Piognosa untuk menderita Diabetes dapat dikatakan ada. Glucose Tolerance Test normal akan tetapi bakal terjadinya Diabetes besar sekali. Potential Diabetici adalah:

  1. Identical twin dari seorang penderita Diabetes
  2. Seorang yang kedua orang tuanya menderita Diabetes
  3. Seorang yang salah seora.ng orang tuanya menderita Diab. dan orang tua lainnya bukan penderita Diab. akan tetapi dalam keluarganya terdapat Diab. Mell.
  4. Seorang wanita dengan “gant baby” (hidup atau mati) atau mempunyai “stillborn child” dengan hiperplasi dari Pancreatic islets.
  5. Latent Diabetes
  6. Seorang dengan G.T.T. normal akan tetapi G.T.T.-nya pernah abnormal sewaktu kehamilan, sewaktu infeksi, dalam keadaan stress atau sewaktu obese.
  7. Seorang dengan Kortisone-GTT test yang abnormal.

III. Asymptomatic Diabetes ((subclinical atau chemical Diab.)

Seorang dengan G.T.T. yang abnormal akan tetapi sakar darah puasa normal atau sedikit meninggi.

  1. Clinical Diabetes

Seorang dengan G.T.T. abnormal dan mempunyai gejala-geiala/ komplikasi-komplikasi dari Diab. Mell.

Prediabetes

Istilah ini dipakai setelah dibuat diagnosa Diab. Mell. (retrospective) Sebaiknya dipergunakan hanya dalam keperluan riset dan bukan sebagai diagnosa klinis. Dapat disamakan dengan potential Diabetes dari klasifikasi WHO.

DIFFERENTIAL DIAGNOSTS

Jika pada seseorang terdapat reduksi (+) di dalam urine, maka biasanya diagnosa yang dibuat adalah Diabetes Mellitus. Dalam beberapa hal reduksi yang positif ini tidak selalu disebabkan oleh penyakit Diabetes Mellitus. George R Sonstam dalam buku dari A.D.A. tahun 1964 membuat klasifikasi dari sebab-sebab yang bisa menimbulkan Mellituria.

  1. Renal Glicosuria

Glukosuri juga dalam keadaan puasa.

  1. Primary, tidak diketatrui sebabnya gangguan dari ginjal, threshold menurun.
  2. Secondary, gangguan fungsi ginjal disebabkan oleh nefrosis.
  3. Glulzosuri pada kehamilan, irormoglycaemic glykosuria yang ada mungkin suatu tanda dari prediabetes.
  4. Sindrom Toni-Fanconi-Debre, glukosuri renal ini disertai oleh pengeluaran banyak fosfat-fosfat dan/atau asam-asam amino.
  5. Mellituria Neonatorum, mungkin sekati disebabkan oleh fungsi immatur (functionai immaturity) dari hepar dan tubuli-tubuli ginjal.
  6. Cyclic Glykosuria (Potential Diabetes, Alimentary Glycosuria)

Glukosuri terdapat hanya post-prandial. A. Renal Glycosuria dengan agak menurunnya threshold. biasanya timbul hanya sesudah makan, sedangkan G.T.T. normal. B. Early stage of Diab. Mellitus. Pakar kesehatan dalam dan luar negeri telah berhasil menemukan dan merekomendasikan obat diabetes terbaru ini dengan khasiat yang sangat efektif mengalahkan diabetes tanpa sisa. Baca infonya segera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *