Gambaran malas sering terlihat di kalangan masyarakat yang kurang mampu

Pada masa penjajahan sebagian besar anggota masyarakat menunjukkan sifat ini karena kekurangan gizi. Para penjajah menganggap bahwa malas merupakan sifat alamiah Bangsa lndonesia, suatu halyang tidak benar. Setelah proklamasi kemerdekaan, dan dilancarkan upaya pembangunan, kemakmuran mulai meningkat dan kondisi gizi masyarakat membaik. Kini tampak pada generasi muda, bahwa mereka terlihat penuh dinamika, penuh inisiatip, sehingga oleh para orang tua yang masih mengalami zaman penjajahan, dianggap banyak ulah. Banyak tingkah menurut kacamata orang tua jaman penjajahan, sebenarnya adalah manifestasi banyak enersi, suatu refleksi dari kondisi kesehatan gizi yang baik.

Fungsi menyokong pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan, pada dasarnya sejenis, yaitu pembentukan sel baru, atau bagian-bagiannya’ pada pertumbuhan dibentuk sel-sel baru yang ditambahkan kepada selsel yang telah ada, sedangkan pada pemeliharaan jaringan dibentuk selsel baru untuk menggantikan sel-sel lama yang telah rusak atau aus terpakai. Fungsi pertumbuhan terdapat pada bayidan anak-anak sebelum mencapai umur dewasa (18-20 tahun); setelah mencapai umur dewasa, pertumbuhan sangat lambat sehingga praktis diabaikan. Karena itu seorang dewasa harus mempunyai berat badan yang kira-kira konstan, tidak boleh terus bertambah maupun berkurang.

Sebenarnya pertumbuhan sudah terjadi sejak telur dibuahi dan janin terbentuk di dalam rahim ibu. Fungsi pemeliharaan jaringan berjalan berdampingan dengan fungsi pertumbuhan, tetapi setelah fungsi pertumbuhan selesai, fungsi pemeliharaan jaringan berjalan terus sampai saat meninggal. Hambatan fungsi pertumbuhan merupakan gejala yang sangat peka pada kondisi kekurangan gizi dan fungsi pertumbuhan ini merupakan iungsi berikutyang dikorbankan oleh tubuh setelah mengorbankan fungsi penghasil enersi. Mudah difahami bahwa hambatan pertumbuhan ini merupakan gejala kekurangan gizi hanya pada anak-anak, dan tidak berarti lagi pada orang tua atau orang dewasa.

Gejala ini memang dipergunakan dalam menilai kesehatan gizi anak-anak. Kalau seorang anak dibawa kepada seorang dokter anak, atau ke klinik bagian penyakit anak-anak, maka yang pertama dikerjakan oleh petugas ialah menimbang berat anak tersebut dan sering juga mengukur panjang (tinggi) badannya. Penimbangan berat dan pengukuran tinggi badan ini tidak lagi dilakukan pada seorang pasien dewasa, karena tidak mempunyai arti lagi pemelihaiaan dalam bentuk penggantian jaringan tampak meningkat pada perlukaan dan pada penderita kebakaran tubuh. Info lengkap dan terupdate seputar obat herbal penyakit diabetes yang ampuh dapat di lihat di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *