Bahkan rencana dan niat yang terbaik sekalipun dapat dihambat oleh berbagai keadaan

Jadi berhati-hatilah bila memasukkan alkohol dalam rencana makan harian, dan perombangkan pengaruhnya pada kemampuan Anda mematuhi rencana. Gunakan bagian keterangan pada daftar harian Anda unruk mencatat observasi makan Anda, termasuk lingkungan fisik (tempat Anda makan-misalnya di mobil, kamar tidur, restotan, gerirfastfooil; kata hati, yang merupakan kondisi pikiran atau “lingkungan kognitif ” Anda; dan suasana haa Anda (“Iingkungan emosional’).

Dengan melakukan hal ini, Anda akan mulai melihat pola isyarat fisik yang memicu makan, serta hubungan antara petasan, emosi, pikiran, dan sikap dengan jumlah (dan jenis) makanan yang Anda konsumsi. Anggaplah pemantauan diri sebagai proses penemuan diri tentang apa,kapan, di mana, mengapa, dan sebanyak apa Anda makan. Bila polanya sudah jelas, Anda dapat mengembangkan strategi cara efektif menyembuhkan diabetes untuk melawan hal-hal yang menghambat tujuan dan meningkatkan hal-hal yang baik untuk kesehatan. Bab berikutnya akan membantu Anda mencapai tujuan.

Memecahkan Permasalahan

02Anda siap berubah, sudah menetapkan tujuan, dan sudah memantau perkembangannya. Anda merasa puas dengan kemajuan yang dicapai. Sudah seharusnya demikian. Namun tanpa disadari, Anda mengalami situasi yang mengganggu rencana. Anda harus mengenali, mengantisipasi, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang dapat menggagalkan rencatat Anda. Mengatasi masalah merupakan bagian penting dalam usaha Anda untuk lebih aktif dan mengurangi konsumsi kalori serta lemak. Ada lima langkah dasar untuk memecahkan masalah secara efektif:

-Langkah 1: jelaskan masalah atau penghal afigsecataterpednci .

-Langkah 2: cari hal-hal yang bisa menjadi solusi .

-Langkah 3: pilih salah satu solusi untuk dicoba .

-Langkah 4: susun rencana yang positif dengan menggunakan ketetampilan menentukan tujuan .

-Langkah 5: cobalah rencana pertama Anda dan Iihat hasilnya. Bersiaplah untuk menjalankan dua atau tiga rencana yang betbeda untuk membandingkan proses penyelesaian masalah.

Kita akan membahas kisah Sandra. Sandra adalahwatita berusia 52 tahun yang berusaha menurunkan berat badan untuk mencegah diabetes, yang diderita ibunya ketika berusia 55 tahun. Ia merasa bahwa pola makannya kacau-ia mengonsumsi banyak ekstra kalori di luar rencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *